Digitalisasi Dunia

AI-powered Humanoid: Revolusi Interaksi Manusia-Mesin di Berbagai Bidang

Astra Digital Assets Astra Digital 2· 27 Februari 2024
Astra Digital Assets

Akhir tahun 2023 kemarin, jagad dunia maya dihebohkan dengan Tesla yang meluncurkan  Optimus Generasi ke-2nya, yang semakin mirip manusia: bisa berjalan dengan cepat dan mulus, hingga berjoget. Satu bulan setelahnya, di pertengahan Januari kemarin, Elon Musk, pemilik Tesla, bahkan memposting unggahan yang memperlihatkan Optimus Gen-2 tersebut bisa melipat baju!

 

BPBBHtTCO51kwyC2DqMz_IXIDudIPNUryniQ3UxO_fwVHvfDxI581lU4Jd7IZXl3LA8ERjq0AxhPHrnkPj-vF6lns7_AoCbuLTd1Ub2NTNqgFN6HjeVDmZ1bWK2cZG5JEd1bU2D8o2aVdnuSMV-_dcY

 

Mari berkenalan dengan Humanoid, yang menurut Merriam-Webster berarti ‚Äúmakhluk bukan manusia, tapi mempunyai ciri-ciri (seperti kemampuan berjalan tegak) mirip dengan manusia‚ÄĚ. Atau dengan kata lain, Humanoid adalah robot dengan kemampuan super canggih yang menyerupai manusia.¬†

 

Kehadiran Humanoid berpotensi meningkatkan efisiensi dan produktivitas beberapa pekerjaan rutin yang membutuhkan ketelitian tinggi, seperti di industri manufaktur, industri kesehatan, dan lainnya.

 

Perkembangan AI-powered Humanoid

Sejak tahun 2010-an, perkembangan Humanoid semakin pesat, hingga kini kita mengenal istilah "AI-powered humanoid", yang merupakan robot humanoid yang dioperasikan oleh artificial intelligence (AI). Hal ini tentunya didorong oleh kemajuan teknologi AI dan robotika, seperti deep learning, computer vision, dan sensor yang lebih canggih. Humanoid kini bukan lagi sekadar robot biasa, tetapi mampu berinteraksi dengan manusia secara lebih mulus, alami dan cerdas. 

 

Beberapa AI-powered Humanoid yang sering dibicarakan:

1. Sophia (Hanson Robotics)

Sophia pertama diperkenalkan pada bulan Februari 2016. Sophia menunjukkan kemajuan dalam pemrosesan bahasa alami (natural language processing) dan Conversational AI, yang sangat mengesankan. 

 

Bukan itu saja, Sophia juga mampu menirukan raut wajah dan ekspresi manusia yang begitu mengesankan, memproses pertanyaan, mengeluarkan respon, dan bahkan berinteraksi dengan sangat natural. 

 

 

2. Atlas (Boston Dynamics)

Atlas pertama kali diperkenalkan pada Juli 2013. Atlas bersinar karena ketangkasan fisik dan gerakan dinamis yang sangat luwes untuk sebuah robot. Kemampuannya melakukan parkour atau backflip menunjukkan koordinasi yang luar biasa dan kontrol motorik yang luar biasa.

 

Atlas telah melalui serangkaian pengembangan, mulai dari berjalan melalui medan yang sulit, kemampuan untuk menggengam, menggerakan, dan melemparkan objek dengan ketepatan tinggi, berdansa, hingga yang terkini pada tahun 2023 lalu, Atlas menunjukkan kemampuan penggunaan alat-alat konstruksi.


 

3. Figure 01 (FigureAI)

FigureAI sebagai pembuat Figure 01 sedang ramai diperbincangkan baru-baru ini, karena beberapa perusahaan teknologi raksasa, seperti NVIDIA, Amazon, Microsoft, hingga OpenAI, memberikan suntikan dana dengan jumlah yang fantastis, mencapai USD 675 juta.

 

Figure 01 ‚Äúterkenal‚ÄĚ karena mereka secara eksplisit menyatakan bahwa Figure 01 dibuat sebagai Humanoid yang komersial, dengan ukuran yang lebih kecil dan ringan, sehingga lebih cocok untuk penggunaan di pabrik dan warehouse yang ada sekarang. Mereka punya target market yang jelas, yang ditargetkan untuk membantu di lingkungan industrial, mengatasi permasalahan labor shortage, serta membantu dengan pekerjaan yang repetitif dan membutuhkan kekuatan fisik.

 


4. NEO (1X)

Konsep awal Neo dari 1X Technologies dirilis pada tahun 2017. Robot ini unik karena Neo dirancang untuk menjadi ‚Äúintelligent home assistant‚ÄĚ, yang belajar melalui interaksinya dengan lingkungan sekitar, membuatnya berpotensi lebih pintar dan mudah digunakan seiring waktu. Ditambah dengan kecanggihan AI dari OpenAI yang berinvestasi dalam 1X, Neo diprediksi akan memiliki kemampuan berpikir dan pemahaman yang luar biasa.

 

Neo 1X masih dalam tahap pengembangan, dan ditargetkan untuk rilis di awal tahun 2024 ini.

 

TvxuIXHc2FVEQz9iTG_ski7bXijrnIhgKO1E3lGfbK-P5Ib62yx68kLcFO6ur_JztP_dqDhhdPYYb5UA6We6Apbmw1ozJwyJBReQvww-K2IePTSpNIiahxDef-qq8PGg9dJPmZTc6KO2Jb9PI-6VnfU

 

5. Optimus (Tesla)

Diumumkan pertama kali pada tahun 2021, Tesla Optimus adalah robot humanoid yang dikembangkan oleh Tesla. Optimus dibuat dengan ambisi untuk bisa digunakan di berbagai tempat, termasuk rumah, tempat kerja, hingga pabrik. 

 

Perkembangan Optimus cukup signifikan, mulai dari bisa berjalan, memanipulasi barang, dan berpotensi untuk melewati lingkungan yang kompleks.

 

 

AI-powered humanoid memiliki potensi untuk merevolusi interaksi manusia-mesin di berbagai bidang menjadi lebih seamless, intuitif, dan saling menguntungkan. Meskipun masih ada beberapa tantangan yang harus diatasi, humanoid dapat memberikan banyak manfaat bagi manusia dan membuka peluang baru di masa depan.

HUBUNGI KAMI

Ada pertanyaan?
Kami terbuka untuk berdiskusi dan melihat bagaimana kami bisa membantu Anda mewujudkan ide-ide yang ada.