AstraSatu Indonesia

Digitalisasi Dunia

Robot dan Drone Delivery - Apakah Ini Masa Depan Logistik?

Di Indonesia, pengiriman barang masih didominasi oleh kurir yang mengendarai motor atau truk yang terjebak kemacetan. Namun, di kota-kota maju, masa depan logistik sudah tiba. Sebuah revolusi senyap sedang terjadi, di mana drone dan robot bukan lagi fiksi ilmiah, melainkan bagian dari rantai pasokan. Bayangkan, ada sebuah sistem yang cerdas dan otonom, yang mengubah cara barang bergerak dengan kecepatan dan efisiensi yang belum pernah ada sebelumnya.

Robot dan Drone Delivery - Apakah Ini Masa Depan Logistik?

Drone: Mengubah "Last-Mile" di Udara

Pergeseran ini paling terlihat di tahapan "last-mile", bagian akhir dari rantai pasokan yang sering kali paling mahal dan rumit. Di Amerika Serikat, perusahaan logistik raksasa seperti Wing, yang bermitra dengan Walmart, telah melakukan lebih dari 150.000 pengiriman menggunakan drone sejak akhir 2022 . Namun, yang menarik bukanlah jumlah pengiriman, melainkan mekanisme yang digunakan.

Alih-alih mendaratkan drone di darat yang membutuhkan banyak energi dan waktu, mereka menggunakan sistem tali yang dapat menjatuhkan paket secara perlahan ke tanah. Dengan cara ini, drone bisa tetap berada di udara dan segera melanjutkan misi berikutnya, menghemat energi secara signifikan.

Robot: Kurir Setia di Jalanan Kota

image.png

Sementara drone menguasai langit, robot-robot kecil beroda mengubah lanskap logistik di darat, terutama di Eropa. Perusahaan asal Estonia, Starship Technologies, adalah salah satu pelopornya. Robot-robot mereka sudah menjadi pemandangan umum di jalanan kota-kota seperti Tallinn dan London, mengantarkan bahan makanan, makanan cepat saji, dan paket kecil.

Menurut Starship Technologies, robot-robot ini telah menyelesaikan lebih dari 8 juta pengiriman dan menjelajah lebih dari 16 juta kilometer di seluruh dunia. Mereka bisa menghindari pejalan kaki, menyeberang jalan, dan naik trotoar. Di Tiongkok, penggunaan robot kurir di kampus-kampus dan area perumahan sudah menjadi pemandangan umum. Kehadiran mereka membuktikan bahwa teknologi ini sudah matang untuk adopsi massal, terutama di area perkotaan yang padat.

 

Data dan Fakta di Balik Tren yang Makin Menguat

Menurut PwC CEE, pengiriman drone B2C diperkirakan akan mencapai 808 juta pengiriman dalam sepuluh tahun ke depan. Diperkirakan pula bahwa biaya per pengiriman akan turun lebih dari 70% dalam satu dekade. Di Amerika Utara sendiri, pangsa pasar pengiriman drone melonjak 50% pada paruh pertama 2023Di sisi lain, sebuah studi menunjukkan bahwa setiap robot pengantar makanan dari Starship dapat mengambil 10 mobil dari jalanan, mengurangi emisi karbon secara signifikan.

 

Menuju Ekosistem Logistik yang Lebih Responsif

Pada akhirnya, transformasi ini adalah bagian dari visi yang lebih besar untuk menciptakan ekosistem logistik yang lebih tanggap, fleksibel, dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan drone, robot, dan bahkan kendaraan swakemudi, perusahaan dapat tidak hanya mengurangi biaya, tetapi juga jejak karbon. Masa depan pengiriman tidak lagi hanya soal cepat, tetapi juga tentang menjadi lebih pintar, lebih hijau, dan lebih relevan dengan kebutuhan dunia modern yang terus berubah.

 

 

Artikel Sebelumnya
Berlangganan buletin kami untuk pembaruan
Astra Digital

Quick Menu

Lainnya

© 2026 AstraDigital

Punya Pertanyaan?

Terhubung dengan kami

Globe